Dari istilah pelajar menuju mahasiswa, ini adalah sebuah transformasi yang bisa dikatakan penuh perjuangan dan tentu nya usaha. Semua ini dibutuhkan perjuangan yang extra , dimana kita secara administrative memang sudah bisa dikataan sebagai mahasiswa, akan tetapi untuk mental dan hati, kita berjuang keras untuk bisa merubah setatus itu secara kekal bukan hanya simbolis atau formalitas semata. Disini kami bersama, bejuang, untuk bertransformasi dari seorang pelajar menuju mahasiswa. Kita disini dituntut untuk bisa kompak dan menjadi satu, dimana ini semua yang dapat memudahkan kita untuk bertransformasi kedepan. Kita bergandengan tangan disaat suka maupun duka, kita harus mengedepankan sikap keeluargaan dibandingkan sikap personal. Dari sini bisa dilihat bahwa JPWK angkatan 2013 sudah berusaha berjuang untuk menjadi suatu ngkatan yang solid, meski disini kita baru disebut tahap belajar. Mahasiswa bukanlah sebuah nama yang mudah diucapkan atau hanya sebagai identitas tetapi mahasiswa disini adalah seorang pemikir kritis, dan peka terhadap lingkungan. Begitupun JWPK, kami disini bukan hanya mencari identitas tapi kami disini harus menjujung nama besar JPWK dengan tidak hanya ber-omong besar tetapi juga dibuktikan kesungguhanya.
Dan saya merasa bangga akan usaha yang kita lakukan ini, dimana kita melangah bersama saling menguatkan antara yang satu dengan yang lain , tanpa membedabeda kan antara yang satu sama lain. Maka dari itu saya pribadi berharap JW angkatan 2013 bisa dikatakan solid tidak hanya sampai disini, tetapi sampai berakhir nya perang.
B. POTENSI DIRI
Manusia dilahirkan dalam kondisi dan bentuk yang bebeda-beda. Di dalam diri manusia ALLAH SWT telah menyertakan potensi-potensi yang bebeda pula bagi setiap satu nyawa yang dilahirkan ke dunia. Potensi bisa berupa kelebihan dan kekurangan, yang mana setiap insan memiliki, tetapi terkadang kita telat untuk menyadari potensi apa yang sesungguh nya mengikuti kita sejak kita dilahirkan. Contoh mutlak nya adalah saya pribadi, seenarnya banyak kelebihan-kelebihan yang ada pada diri saya, tetapi saya telat untuk mengetahui nya., di sini saya dituntut peka terhadap apa yag mengikuti saya.
Sebanarnya saya sendiri juga bingung ketika ditanya apa potensi saya. Saya tidak langsung tanggap akan hal itu, ini berarti bahwa seseorag belum tentu mengetahui apa potensi diri sendiri. Kalau boleh sedikit saya urai apa kelebihan saya, sesungguh nya saya ada potensi sebagai pembicara, pemikir, dan komentator. Hanya saja hal ini belum berani saya sampaikan kepada public, dikarenakan disamping ada kelebihan juga ada kelemahan pastinya. Nah kelemahan inilah yang menyebabkan kelebihan saya tertutupi. Saya adalah tipe orang yang cenderung malu, dan takut akan salah, untuk menghilangkan semua ini dibutuhakan tekad dan usaha yang besar, tapi mau bagaiamana lagi hal ini tidak bisa dipungkiri begitu saja, seolah kelemahan ini lebih menang dari pada kelebihan, yang sehinga menyebabkan kita akan terkekang dalam lingkaran ketakutan. Tapi hal ini kembali lagi pada personal yang besangkutan, seperti saya sendiri subjek nya. Tetapi saya mulai mencoba sedikit demi sedikit untuk menutupi kelemahan saya. Maka dari itu saya memulai memupuk kelebihan saya sehinga kedepan nya saya bisa menjadi seperti apa yang orang-orang harapkan. Semoga ini bukanlah mimpi dan khayalan semata. InsyaAllah kelak bisa dibuktikan kebenaran nya.
0 komentar:
Posting Komentar